October 12, 2026
17914609736ac7866d997cc

Kabupaten Banjar, 8 Oktober 2026 — Tim Pencegahan Satgaswil Kalsel Densus 88 AT Polri menjadi narasumber dalam kegiatan Fasilitasi Peran Masyarakat dalam Menangkal Radikalisme dan Berita Hoaks dengan tema “Strategi Pencegahan Ancaman Paham Intoleransi, Terorisme dan Radikalisme”. Kegiatan berlangsung di Aula Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai unsur pemerintahan, pendidikan, organisasi masyarakat, kepemudaan, dan kelompok masyarakat. Peserta terdiri dari Pambakal dan Kepala Lingkungan se-Kecamatan Tatah Makmur, Ketua FKUB, Ketua FKDM, Korwil Pendidikan, kepala sekolah, Karang Taruna, Kwarran, serta kelompok inklusi usaha mikro.

Dalam sambutannya, Camat Tatah Makmur H. Wahyudi Rahmat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada narasumber yang telah hadir memberikan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan masyarakat dalam mencegah serta menangkal paham radikalisme, intoleransi, terorisme, dan penyebaran berita hoaks, khususnya yang beredar melalui media sosial.

Sebagai narasumber, Iptu Arini, S.H., Katim Idensos Satgaswil Kalsel, menjelaskan bahwa ancaman radikalisme dan terorisme saat ini tidak hanya muncul secara langsung, tetapi juga dapat berkembang melalui ruang digital. Media sosial dan teknologi dapat dimanfaatkan untuk propaganda, perekrutan, serta penyebaran paham yang dapat memengaruhi masyarakat.

Iptu Arini menekankan pentingnya deteksi dini, literasi digital, menjaga toleransi dan moderasi beragama, serta melaporkan informasi atau aktivitas yang mencurigakan. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mudah percaya terhadap konten yang belum terverifikasi.

Sementara itu, Ade Setyawan Pratama dari Diskominfo Kabupaten Banjar memberikan edukasi mengenai bahaya hoaks dan deepfake. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa sumber informasi, tidak langsung membagikan konten yang belum terbukti kebenarannya, serta melaporkan konten hoaks dan provokatif.

Kegiatan juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga data pribadi dan berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi di ruang digital.

Melalui kegiatan ini, seluruh unsur masyarakat Kecamatan Tatah Makmur diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan menjalankan perannya masing-masing dalam menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, toleran, serta tangguh menghadapi penyebaran hoaks, intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *